INFO ASURANSI
Kamis 05 Juli 2018 | 08:00 WIB
Kapan Harus Membeli Perabot Baru? Ini Tandanya


Apa pertimbangan Anda sebelum membeli sebuah perabot yang baru? Sebagian orang bisa jadi tertarik membeli perabot baru karena modelnya yang unik atau produk tersebut sedang didiskon. Ini bukanlah alasan yang kuat untuk menghamburkan uang. Jika ingin hemat, belilah perabot baru ketika perabot lama sudah tidak lagi berfungsi atau Anda memang belum memilikinya.

Salah satu contohnya, Anda tidak perlu mengganti sofa dengan model kekinian apabila sofa yang lama masih nyaman untuk dipakai. Begitu pula dengan berbagai perabot lain yang ada di dalam rumah. Nah, berikut panduan sederhana yang bisa Anda gunakan untuk memutuskan perlu tidaknya membeli sebuah perabot baru.

 

Sudah Tidak Berfungsi

Sumber : googleusercontent.com

 

Salah satu tanda bagi Anda untuk segera mengganti perabot lama dengan yang baru adalah ketika benda tersebut sudah tidak berfungsi sehingga tidak bisa lagi digunakan. Ini berarti, Anda sudah tidak bisa menggunakannya. Namun, kondisi kerusakan masih bisa dibedakan dalam dua jenis, yaitu benda yang masih bisa diperbaiki dan benda yang tidak bisa lagi diperbaiki.

Apabila masih bisa diperbaiki, perhitungkanlah biayanya. Jika memang lebih murah, sebaiknya ambil pilihan tersebut. Namun, jika benar-benar tidak bisa lagi digunakan, barulah Anda sebaiknya mencari perabot baru.

 

Ada Fasilitas Tambahan

Sumber : wisma.us

 

Selain kerusakan, alasan untuk mengganti perabot dengan yang baru adalah adanya fasilitas lain pada perabot yang tidak tersedia pada versi lama. Karena tuntutan zaman, hal-hal semacam ini tidak boleh diabaikan. Tidak update terhadap perubahan bisa membuat fungsi perabot tersebut semakin tidak efektif.

Pertimbangan khusus ini bermanfaat untuk menambah efektivitas penggunaan perabot. Semakin banyak fasilitas yang tersedia, fungsinya pun pasti akan semakin optimal.Ini membuat kehadiran perabot tersebut lebih menguntungkan.

 

Pindah Tempat Tinggal

Sumber : drhorton.com

 

Apakah Anda berencana untuk pindah tempat tinggal ke lokasi lain yang berjarak jauh? Anda tentu perlu mempertimbangkan biaya pindahan yang cukup besar. Apalagi jika harus mengangkut seluruh perabot rumah yang tentu tidak sedikit jumlahnya.

Salah satu solusi untuk menghemat biaya adalah menjual sebagian atau seluruh perabot tersebut kepada orang lain atau toko yang menampung barang-barang bekas. Anda juga bisa membuat garage sale untuk menawarkan benda-benda yang ingin dijual. Pilihan lainnya adalah mengiklankannya di media sosial.

Meskipun tidak seberapa, uang hasil penjualan ini bisa digunakan untuk membeli perabot baru di tempat tinggal baru. Cara ini akan membuat proses pindahan lebih praktis dan mudah.

 

Berbahaya

Sumber : roomstogo.com

 

Salah satu tanda yang paling tidak bisa dikompromikan adalah ketika perabot tersebut sudah berada dalam taraf yang membahayakan. Apalagi jika di rumah ada anak kecil yang belum bisa mendeteksi tanda bahaya.

Ciri-ciri perabot yang membahayakan adalah bentuknya yang berubah dan dapat melukai, contohnya sebuah lemari dengan kaca yang retak. Selain itu, perabot dengan material yang tidak baik juga bisa berbahaya bagi kesehatan.

 

Ingin Menata Rumah Supaya Lebih Rapi

Sumber : alohakanaloacoalition.org

 

Bisa jadi, perabot rumah lama adalah jenis perabot yang menghabiskan ruang. Sementara itu, Anda ingin supaya ruang tersebut dapat lebih rapi dan longgar. Untuk itu, Anda bisa memilih untuk menjual perabot lama dan ditukar dengan perabot baru yang lebih sesuai dengan keinginan..

Nah, demikian 5 alasan yang akan mendorong Anda untuk mempertimbangkan apakah akan membeli perabot baru atau tidak. Pertimbangan ini tentu berbeda pada masing-masing orang. Pastikan Anda benar-benar yakin sebelum mengambil keputusan supaya tidak menyesal se.

Selain perabot baru, memastikan rumah memiliki asuransi properti juga penting. Kini, tersedia Asuransi Rumah Idaman (ASRI) dari ACA yang dapat memberikan perlindungan kerugian dari musibah atau hal-hal yang tidak terduga. Nah, menarik, bukan?

 

(lei)