INFO ASURANSI
Selasa 03 Juli 2018 | 08:00 WIB
5 Syarat Penting Supaya KPR Segera Disetujui


Untuk membeli rumah, dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Hampir kebanyakan masyarakat menengah ke bawah di Indonesia belum memiliki kemampuan untuk membeli rumah secara tunai. Oleh karena itu, fasilitas KPR menjadi andalan. Dengan KPR, seseorang dapat membeli rumah secara kredit. Jangka waktu pembayaran pun lebih fleksibel.

Karena berbagai keunggulan tersebut, kehadiran KPR dianggap sangat memudahkan masyarakat. Cara ini akan memungkinkan orang yang belum memiliki rumah untuk segera mendapatkannya. Namun, sebelum diterima, ada syarat yang harus diajukan terlebih dahulu. Beberapa di antaranya adalah:

 

Kelengkapan Dokumen

Sumber : saintcyrsurmer.fr

 

Perlu diketahui, ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan ketika mengajukan KPR, antara lain fotokopi KTP, fotokopi surat nikah, fotokopi kartu keluarga, fotokopi rekening koran 3 bulan terakhir, fotokopi NPWP, dan slip gaji yang asli.

Dengan memenuhi kelengkapan ini sejak awal, peluang pengajuan Anda untuk dilirik pun semakin besar. Namun, perlu dipastikan dokumen yang diserahkan tersebut harus asli dan tidak boleh direkayasa. Informasi yang tidak benar akan berpengaruh pada pengajuan Anda nanti.

 

Usia Pemohon

Sumber : markethunt.org

 

Pada usia berapa Anda mengajukan permohonan KPR? Hal ini sangat menentukan terkait pada tenor pembayaran. Pada usia yang sudah tidak produktif, biasanya tidak lagi mudah untuk mengajukan KPR, kecuali ada sumber income tetap.

Berkaitan dengan tenor, semakin tinggi usia pemohon, tenor yang disetujui pun semakin pendek. Ini berarti cicilan per bulan semakin besar. Nah, apakah Anda siap dengan syarat ini?

 

Pekerjaan

Sumber : charlenefrary.com

 

Syarat penting lainnya yang juga berpengaruh terhadap pengajuan permohonan KPR adalah pekerjaan yang dimiliki. Syarat dari bank penyedia jasa KPR adalah  memiliki pekerjaan dan posisi yang mapan di perusahaan. Sebagai patokannya, pemohon telah bekerja selama 1 tahun sebagai karyawan swasta atau 2 tahun sebagai profesional.

Hal ini menjadi pertimbangan bagi bank apakah akan memberi persetujuan atau tidak. Pekerjaan yang mapan adalah tanda jika pemohon memiliki penghasilan tetap untuk membayar kewajibannya. Jika kurang meyakinkan, pengajuan permohonan Anda pun bisa ditunda atau bahkan ditolak.

 

Jejak Perbankan

Sumber : cloudfront.net

 

Selain hal-hal tersebut, yang tak kalah penting adalah memastikan Anda bersih dari berbagai tunggakan. Hal-hal seperti ini bisa ditelusuri oleh bank sebelum KPR disetujui. Dengan deteksi melalui BI Checking, jejak Anda akan tampak jelas. Apabila jelek atau pernah mangkir dari sebuah kewajiban membayar utang, hal ini bisa sangat menyulitkan.

Bagaimana pun, kelak Anda harus berhadapan dengan pihak bank. Komitmen dan  konsistensi untuk membayar kewajiban bisa dideteksi dari perilaku bertransaksi sebelumnya.

 

Properti yang Dibeli

Sumber : ilovedurban.co.za

 

Ketika mengajukan KPR, Anda perlu mengetahui apakah properti yang akan dibeli sudah memenuhi syarat. Salah satunya, jalan di depan bangunan rumah dapat dilalui oleh mobil. Sah tidaknya sebuah properti juga akan memengaruhi apakah KPR disetujui atau tidak.

Nah demikian beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui supaya KPR dapat disetujui dengan cepat. Jika salah satu syarat tersebut tidak sesuai, jangan kaget jika permohonan Anda mungkin akan ditunda atau tidak segera diproses.

Setelah membeli rumah, hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah memastikan rumah aman dan terlindungi. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan asuransi ASRI (Asuransi Rumah Idaman) dari ACA. Dengan memiliki asuransi ini, kekhawatiran akibat musibah atau hal-hal yang tidak diinginkan yang menimpa rumah, bisa diminimalisir. Nah, segeralah ajukan KPR Anda untuk memperoleh rumah terbaik.

 

(lei)