BERITA
Jum'at 05 Maret 2021 | 11:00 WIB
Melindungi Rumah dari Risiko Kebakaran dan Pencurian


Apa yang membuat anda khawatir saat pergi meninggalkan rumah, terlebih tidak ada yang tinggal di rumah? Risiko kebakaran dan pencurian? Jika demikian, sebaiknya sebelum pergi, anda harus memeriksa dengan teliti berbagai hal untuk meminimalisasi kemungkinan terjadinya risiko tersebut.

Sebelum pergi sebaiknya kita periksa listrik. Periksa lampu yang perlu dinyalakan dan yang dimatikan, cek perangkat yang perlu menyala (seperti kulkas), dan yang yang tidak. Ada orang yang merasa lebih aman dengan mematikan semua listrik rumah. Kompor gas dicabut, dan lain lain. Ini untuk memperkecil sebesar mungkin risiko terjadi kebakaran misalnya karena korsleting.

Untuk mencegah pencurian, banyak yang mengaktifkan CCTV, selain di depan rumah, juga di bagian lain rumah yang berpotensi orang bisa masuk tanpa ijin. CCTV ini kini bisa bergerak kekiri-kanan, menjangkau pandangan yang lebih luas di dalam ruangan. Kini kita pun bisa memonitor apa yang bisa ‘dilihat’ oleh kamera CCTV ini melalui telepon genggam. Sebelum pergi pun, kita tentu memeriksa jendela-jendela rumah dan mengunci kamar-kamar, khususnya kamar dimana tersimpan benda berharga kita. Tidak jarang kita perlu merasa membawa saja benda-benda itu, atau menyembunyikannya di area tertentu dalam rumah. Bahkan ada satu dua keluarga yang membuat ruang khusus tersembunyi yang terkamuflase untuk menyimpan harta dan benda berharganya.

Perlunya tindakan preventif ketika ingin meninggalkan rumah agar tidak terjadi pencurian dan pembongkaran pada rumah kita yang nantinya bisa menimbulkan kerugian.

Apa tindakan lain yang perlu kita lakukan saat akan meninggalkan rumah tanpa penghuni dalam waktu yang lama (beberapa hari bahkan mingguan)?

  • Laporlah ke RT/RW setempat.
  • Beritahu tetangga (yang anda percaya) dan mohon diberitahu bila terjadi sesuatu.
  • Kosongkan bak atau penampungan air jika anda akan berhari hari pergi. Ini untuk mencegah nyamuk berkembang biak.
  • Berikan kesan rumah anda berpenghuni. Misalnya dengan menyalakan selalu lampu depan (bila perlu belakang dan samping rumah). Untuk berhemat listrik sekaligus tak memberi kesan rumah kosong, sebaiknya pakai lampu LED bersensor cahaya. Ini membuat lampu akan otomatis menyala saat malam hari, dan mati saat pagi dan siang hari. Letakkan juga beberapa benda, misalnya sepatu di depan rumah.
  • Jika memungkinkan, pasanglah alarm rumah. Beberapa orang ada yang menghubungkan sistem keamanan alarm dengan speaker, sehingga kita bisa menyampaikan suara kita dari henpon ke speaker tersebut. Ini untuk memberi ‘gertakan’ kepada si maling.
  • Berikan pula kesan bunyi-bunyian jika memungkinkan. Misalnya, nyalaan saja terus siaran radio dari dalam rumah, khususnya radio yang banyak menyiarkan siaran berupa obrolan.
  • Jika anda harus meninggalkan mobil di rumah, tutupi dengan cover mobil. Sebelumya, ambil saja aki mobil lalu taruh di dalam rumah. Jangan lupa memberi kunci pengaman tambahan seperti kunci stir dan lain lain. Tindakan ini juga bisa lebih membuat aki mobil lebih tahan lama.
  • Kalaupun rumah anda belum dipasangi CCTV, mungkin untuk sementara memasang CCTV imitasi didepan rumah dan bagian lain rumah. Bentuknya seperti CCTV dan didepannya ada lampu berkedip kedip, membuat orang di luar rumah menyangka rumah anda telah dipasangi CCTV. Bisa anda pesan via toko online.

Tips diatas merupakan beberapa alternatif, tetapi cukup tepat dalam meminimalisasi risiko terjadinya kebakaran dan pencurian/pembongkaran rumah anda. Hal yang sama juga kita perlu terapkan untuk kantor atau tempat usaha kita, termasuk pabrik, khususnya dalam mencegah terjadinya kebakaran. Mengapa? Tentu sungguh memilukan, bangunan yang merupakan aset milik kita dan kita dapat dengan susah payah, luluh lantak begitu saja oleh api. Apalagi bila kita ternyata belum menjaminkannya kepada sebuah perusahaan asuransi.

Membayangkan risiko seperti ini, menimbulkan tanda tanya “apakah rumah saya aman” dari kebakaran dan pencurian? Adakah solusi dari risiko kebakaran dan pencurian?

Ada solusinya, yakni dengan memiliki polis Asuransi kebakaran dan Asuransi Pencurian dan Pembongkaran ACA. Asuransi ini menawarkan solusi yang menghilangkan kekhawatiran Anda atas musibah kebakaran dan pencurian. Asuransi Pencurian dan Pembongkaran ini merupakan bentuk perluasan jaminan di asuransi kebakaran. Maka, anda baru bisa punya asuransi ini jika sudah terlindungi asuransi kebakaran. Kedua asuransi ini termasuk dalam Asuransi Properti dari ACA.

Selain rumah dan bangunan lain, asuransi ini melindungi pula alat rumah tangga dan perlengkapan rumah, mesin, barang dagangan, persediaan atau barang, dan lain lain. Polis yang anda miliki nantinya menjamin risiko standar, yakni Kebakaran, petir, ledakan, asap dan kejatuhan pesawat terbang. Ini sesuai dengan Polis Standar Kebakaran Indonesia yang diterbitkan oleh Dewan Asuransi Indonesia.

Dalam hal Asuransi Pencurian dan Pembongkaran (Theft & Burglary), kita bisa menjaminkan benda berharga kita seperti komputer, televisi, radio, atau perabot rumah tangga lainnya, juga perlengkapan khusus selain mebel atau piano. Asuransi ini menjamin bila barang-barang ini hilang dengan didahului tindakan kekerasan atau paksaan atau diikuti oleh perusakan terhadap bangunan. Asuransi ini juga menjamin rusaknya barang-barang atau bangunan akibat tindakan kekerasan tersebut. Bangunan tempat harta benda yang diasuransikan berada dapat berupa bangunan rumah tinggal, kantor, wartel, warnet, pabrik garmen atau tempat usaha lainnya.

Apa saja yang bisa mempengaruhi suku premi dari kedua asuransi ini ? Anda bisa ketahui dengan mengklik  Asuransi Kebakaran, dan Asuransi Pencurian dan Pembongkaran.

Lalu, bagaimana dengan santunannya, seberapa besarkah misalnya ada yang mengalami cacat atau meninggal dunia akibat kebakaran? Bagaimana dengan pertanggunggan biaya pengobatan? Dan jika terjadi pencurian saat kebakaran, apakah berarti keduanya akan mendapat santunan berbeda sekaligus? Ada lagi pertanyaan, bagaimana bila ada kerusakan tidak terduga/tidak sengaja? Bagaimana dengan biaya tempat tinggal sementara? Pertanyaan ini bisa saja ada dalam benak anda ketika ingin tahu lebih jauh kedua asuransi ACA ini. Untuk lebih jelasnya, anda bisa hubungi Call Center ACA di 021 31999100

Seperti ada kata bijaksana, “Penyesalan tanpa tindakan, menambah penyesalan”. Sebelum terjadi risiko kebakaran dan pencurian, baiknya kita ahlikan risiko itu dengan mengasuransikan rumah dan aset di ACA.

(gt)





Berita Terbaru Lainnya

Jum'at 16 April 2021 | 14:30 WIB

Manfaatkan THR Secara Efisien

Kamis 25 Maret 2021 | 09:15 WIB

Bersepeda Keliling Jakarta via MRT

Jum'at 19 Maret 2021 | 07:15 WIB

Maret, Waktunya Punya Mobil Baru

Senin 08 Maret 2021 | 08:45 WIB

Cara ACA Mendukung Perekonomian Masyarakat

 

Hubungi layanan call center kami untuk
kebutuhan asuransi Anda

021-31999100