NEWS UPDATE
Rabu 05 September 2018 | 08:00 WIB
Akibat Fatal bila Lalai Mengencangkan Sabuk Pengaman


Penemuan sabuk pengaman adalah salah satu hal penting terkait keselamatan berkendara dalam dunia otomotif. Meski bentuknya sederhana, sabuk pengaman adalah sebuah kunci keselamatan berkendara bagi pengemudi dan penumpang. Saat terjadi tumbukan kencang terhadap kendaraan, sabuk pengaman akan menahan tubuh penumpang agar tetap aman di tempat duduknya. Hal ini mencegah lebih banyak korban kecelakaan yang mengalami luka parah atau bahkan meninggal dunia.

Namun sayangnya, tak semua orang sadar dan memahami pentingnya memakai sabuk pengaman dan lalai mengencangkannya. Padahal, memakai sabuk pengaman bukan hanya agar terhindar dari tilang petugas lalu lintas saja lho. Mari kita simak penjelasan mengenai fungsi sabuk pengaman berikut sebagai pengingat kembali mengenai keselamatan berkendara.

 

Sabuk Pengaman Mencegah Penumpang 'Terbang' saat Kecelakaan


sumber :tribunnews.com

 

Awalnya, sabuk pengaman diciptakan untuk pilot pesawat agar tidak terjatuh dari kursi. Pada tahun 1885, sabuk pengaman mulai dipakai pada taksi di kota New York. Kini model sabuk pengaman 3 titik temuan insinyur Swedia Nils Bohlin pada tahun 1958 telah menjadi standar keselamatan bagi setiap kendaraan darat roda empat. Sabuk pengaman 3 titik didesain untuk menahan seluruh bagian tubuh penumpang agar tetap berada di tempat duduk. Mekanismenya adalah melingkarkan sabuk melalui bahu dan pangkuan penumpang dengan bantuan retraktor.

Saat berkendara, berlaku sebuah hukum fisika yang disebut inersia. Berlakunya hukum inersia ini membuat tubuh dan mobil Anda mempertahankan arah dan kecepatan seperti sebelumnya apabila terjadi kecelakaan. Padahal saat terjadi tabrakan, gaya yang besar membuat semua benda akan terdorong secara kacau ke segala arah. Nah di sinilah pentingnya menggunakan sabuk pengaman agar posisi tubuh Anda tetap berada pada tempat duduk dan tidak terbentur keras ke segala arah sehingga menimbulkan luka parah. Lebih aman lagi bila mobil Anda memiliki airbag.

 

Sabuk Pengaman untuk Penumpang di Bangku Belakang


sumber :upstation.id

 

Bukan hanya penumpang di bagian depan saja, penumpang pada bagian tengah atau belakang mobil sangat penting untuk memakai sabuk pengaman. Apabila tidak memakainya, saat terjadi tabrakan keras penumpang di tengah dapat terdorong hingga mengenai kursi penumpang di depannya bahkan hingga ke bagian dashboard. Menurut penelitian, efek tabrakan bagi penumpang di belakang yang tidak memakai sabuk pengaman bisa lebih parah dibanding penumpang di depan, termasuk risiko patah tulang di seluruh bagian tubuh. Hal yang paling dikhawatirkan saat terjadi kecelakaan adalah kerusakan pada bagian kepala dan tulang belakang karena akan sangat berpengaruh pada sistem saraf tubuh dan dapat mengakibatkan kelumpuhan.

 

Penyesuaian Ukuran Sabuk Pengaman bagi Anak-anak


sumber :abonu.com

 

Ukuran standar sabuk pengaman pada mobil biasanya berlaku untuk penumpang dewasa. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi Anda yang memiliki anak kecil. Pemakaian sabuk pengaman yang tidak tepat secara posisi dan ukuran, justru akan membahayakan saat terjadi kecelakaan. Penumpang dapat mengalami seatbelt syndrome, yaitu trauma pada daerah perut dan tulang belakang yang terjadi karena posisi sabuk pengaman yang salah. Oleh karena itu orang tua perlu melakukan penyesuaian ukuran sabuk pengaman bagi anak.

Nah demikianlah penjelasan mengenai fungsi sabuk pengaman dalam keselamatan berkendara. Semoga Anda selalu ingat dan tidak lagi mengabaikan pentingnya memakai sabuk pengaman. Tentu setiap orang tidak pernah mengharapkan terjadinya musibah dalam hidupnya. Namun untuk melindungi diri dan mobil Anda dari akibat fatal bila suatu saat terjadi kecelakaan, tak ada salahnya membeli produk Asuransi Kendaraan Bermotor dari ACA (Asuransi Central Asia) yang memiliki fasilitas lengkap dengan sistem pembayaran yang mudah.

 

(arf)